Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kemenaker Mencatat Sebanyak 46.240 Pekerja Terkena PHK Sepajang Tahun Ini

Kementerian Ketenagakerjaan mencatat antara Januari hingga Agustus 2024 dari 46.240 pekerja terkena PHK.

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan mencatat antara Januari hingga Agustus 2024 dari 46.240 pekerja terkena PHK, mayoritas berasal dari sektor tekstil dan produk tekstil (TPT) dan jumlah tersebut berpotensi meningkat karena banyak perusahaan, terutama UMKM, tidak melaporkan kasus PHK yang terjadi.

Kemenaker Mencatat Sebanyak 46.240 Pekerja Terkena PHK Sepajang Tahun Ini
Pekerja menyelesaikan pembuatan baju di konveksi rumahan Zalira, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (30/9/2024). Kementerian Ketenagakerjaan mencatat antara Januari hingga Agustus 2024 dari 46.240 pekerja terkena PHK, mayoritas berasal dari sektor tekstil dan produk tekstil (TPT) dan jumlah tersebut berpotensi meningkat karena banyak perusahaan, terutama UMKM, tidak melaporkan kasus PHK yang terjadi. ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan
1 / 3
Kemenaker Mencatat Sebanyak 46.240 Pekerja Terkena PHK Sepajang Tahun Ini
Pekerja menyelesaikan pembuatan baju di konveksi rumahan Zalira, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (30/9/2024). Kementerian Ketenagakerjaan mencatat antara Januari hingga Agustus 2024 dari 46.240 pekerja terkena PHK, mayoritas berasal dari sektor tekstil dan produk tekstil (TPT) dan jumlah tersebut berpotensi meningkat karena banyak perusahaan, terutama UMKM, tidak melaporkan kasus PHK yang terjadi. ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan
2 / 3
Kemenaker Mencatat Sebanyak 46.240 Pekerja Terkena PHK Sepajang Tahun Ini
Pekerja menyelesaikan pembuatan baju di konveksi rumahan Zalira, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (30/9/2024). Kementerian Ketenagakerjaan mencatat antara Januari hingga Agustus 2024 dari 46.240 pekerja terkena PHK, mayoritas berasal dari sektor tekstil dan produk tekstil (TPT) dan jumlah tersebut berpotensi meningkat karena banyak perusahaan, terutama UMKM, tidak melaporkan kasus PHK yang terjadi. ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan
3 / 3

Penulis : Abdullah Azzam

Foto Lainnya

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Berita Terkini lainnya

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro