Bisnis.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mulai menggunakan bahan bakar minyak (BBM) Biosolar B50 untuk seluruh layanan operasional kereta api. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari dukungan terhadap percepatan kemandirian energi nasional sekaligus upaya pemerintah menghentikan ketergantungan pada impor solar.
Dalam implementasinya, KAI Divre I Sumatera Utara mengonsumsi sekitar 17.624 liter Biosolar B50 setiap hari untuk mendukung operasional perjalanan kereta api di wilayah tersebut. Penggunaan bahan bakar campuran biodiesel 50% ini diharapkan mampu menjaga keandalan layanan transportasi kereta api sekaligus mendorong pemanfaatan energi baru dan terbarukan.