Bisnis.com, JAKARTA - Nestlé Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat melalui berbagai inisiatif keberlanjutan. Sebagai bagian dari upaya global mencapai emisi karbon nol bersih pada 2050, perusahaan ini menerapkan empat pilar utama keberlanjutan, yakni bertindak atas perubahan iklim, pengemasan berkelanjutan, menjaga air, dan pengadaan bahan baku yang bertanggung jawab.
Presiden Direktur PT Nestlé Indonesia, Samer Chedid, menegaskan bahwa keberlanjutan merupakan inti dari strategi bisnis perusahaan, dengan fokus pada kolaborasi bersama petani rakyat dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Di Indonesia, Nestlé telah menjalankan berbagai program yang disesuaikan dengan tantangan serta peluang lokal, termasuk pengurangan emisi karbon, peningkatan penggunaan bahan baku regeneratif, serta penerapan ekonomi sirkular melalui pengurangan penggunaan plastik virgin.
Selain itu, perusahaan juga berupaya meningkatkan akses terhadap gizi berkualitas, sejalan dengan misinya untuk menciptakan manfaat bersama bagi individu, keluarga, dan masyarakat luas. Dengan langkah ini, Nestlé Indonesia berupaya mengurangi dampak lingkungan sekaligus memastikan kesejahteraan dalam rantai pasoknya.