Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pewarna Alami Kembali Tren, Harga Kunyit Ranjang Naik 100 Persen

Kunyit rajang kering mengalami kenaikan harga dari Rp8.000 per kilogram menjadi Rp16.000 - Rp18.000 per kilogram, menyusul tingginya permintaan untuk bahan baku pewarna alami kain batik di Solo dan Pekalongan.

Bisnis.com, JAKARTA -Pewarna alami kembali menjadi tren belakangan ini, bayak hasil alam yang bisa digunakan sebagai pewarna salah satunya kunyit.

Banyaknya permintaan kunyit untuk bahan pewarna alami, obat herbal dan komestik membuat harganya menhalami kenaikan.

Kunyit rajang kering mengalami kenaikan harga dari Rp8.000 per kilogram menjadi Rp16.000 - Rp18.000 per kilogram, menyusul tingginya permintaan untuk bahan baku pewarna alami kain batik di Solo dan Pekalongan.

Pewarna Alami Kembali Tren, Harga Kunyit Ranjang Naik 100 Persen
Petani menjemur kunyit (Curcuma longa) rajang di sentra pertanian kunyit Desa Banyumeneng, Mranggen, Demak, Jawa Tengah, Rabu (9/9/2020). Kunyit rajang kering yang biasanya digunakan sebagai bahan baku obat herbal dan kosmetik itu mengalami kenaikan harga dari Rp8.000 per kilogram menjadi Rp16.000 - Rp18.000 per kilogram menyusul tingginya permintaan untuk bahan baku pewarna alami kain batik di Solo dan Pekalongan. ANTARA FOTO/Aji Styawan
1 / 2
Pewarna Alami Kembali Tren, Harga Kunyit Ranjang Naik 100 Persen
Petani menjemur kunyit (Curcuma longa) rajang di sentra pertanian kunyit Desa Banyumeneng, Mranggen, Demak, Jawa Tengah, Rabu (9/9/2020). Kunyit rajang kering yang biasanya digunakan sebagai bahan baku obat herbal dan kosmetik itu mengalami kenaikan harga dari Rp8.000 per kilogram menjadi Rp16.000 - Rp18.000 per kilogram menyusul tingginya permintaan untuk bahan baku pewarna alami kain batik di Solo dan Pekalongan. ANTARA FOTO/Aji Styawan
2 / 2

Penulis : Abdullah Azzam

Foto Lainnya

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Berita Terkini lainnya

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro