Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PENGADAAN VAKSIN

Yayus Yuswoprihanto
Yayus Yuswoprihanto12 November 2019 22:43 WIB
  7
PENGADAAN VAKSIN
Senior Program Manager Clinton Health Access Initiative (CHAI) Jakarta Tetrawindu A. Hidayatullah (dari kanan), Akademisi Soewarta Kosen, Direktur Anggaran Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Ditjen Anggaran Kementerian Keuangan Purwanto, Direktur Tata Kelola Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan Kemenkes Sadiah, Redaktur Pelaksana Bisnis Indonesia Rahayuningsih, dan Direktur Pengembangan Strategi dan Kebijakan Pengadaan Umum Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) Fadli Arif disela-sela diskusi bertajuk Urgensi Optimalisasi Pengadaan Vaksin Baru Terkait Efisiensi Anggaran di Jakarta, Selasa (12/11/2019). Saat ini dalam pengadaan vaksin PVC, pemerintah dapat membeli dengan harga lebih murah apabila melalui skema kerja sama dengan Unicef dari yang sebelumnya seharga Rp250.000 per dosis menjadi US$3 per dosis. Bisnis/Himawan L Nugraha
Senior Program Manager Clinton Health Access Initiative (CHAI) Jakarta Tetrawindu A. Hidayatullah (dari kanan), Akademisi Soewarta Kosen, Direktur Anggaran Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Ditjen Anggaran Kementerian Keuangan Purwanto, Direktur Tata Kelola Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan Kemenkes Sadiah, Redaktur Pelaksana Bisnis Indonesia Rahayuningsih, dan Direktur Pengembangan Strategi dan Kebijakan Pengadaan Umum Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) Fadli Arif disela-sela diskusi bertajuk Urgensi Optimalisasi Pengadaan Vaksin Baru Terkait Efisiensi Anggaran di Jakarta, Selasa (12/11/2019). Saat ini dalam pengadaan vaksin PVC, pemerintah dapat membeli dengan harga lebih murah apabila melalui skema kerja sama dengan Unicef dari yang sebelumnya seharga Rp250.000 per dosis menjadi US$3 per dosis. Bisnis/Himawan L Nugraha

0 Komentar
Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top