Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan layanan Bank Emas di Tanah Air sebagai bagian dari inisiasi perdana untuk mencapai kemandirian ekonomi.
Adapun PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) dan PT Pegadaian secara resmi menjalankan Kegiatan Usaha Bulion (KUB) yang mencakup simpanan, pembiayaan, perdagangan, dan penitipan emas.
Ke depannya, bank emas diprediksi meningkatkan produk domestik bruto (PDB) hingga Rp245 triliun, investasi Rp47,4 triliun, dan peredaran uangRp156 triliun.
Sekadar informasi, Indonesia memiliki cadangan emas 2.600 ton dan menjadi yang terbesar ke-6 dunia. Untuk memperkuat ekosistem bisnis emas, pemerintah pun menggagas pembentukan bank emas, yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada (26/2/2025).