Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BPJS Ketenagakerjaan Targetkan Laba Hasil Investasi Mencapai Rp55,28 Triliun

BPJS Ketenagakerjaan menargetkan hasil investasi dapat mencapai Rp55,28 triliun pada tahun ini, dengan dana investasi yang ditarget sebesar Rp812,66 triliun.

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJamsostek menargetkan hasil investasi dapat mencapai Rp55,28 triliun pada tahun ini, dengan dana investasi yang ditarget sebesar Rp812,66 triliun.

Pada 2023, BPJamsostek mencatatkan hasil investasi mencapai Rp47,07 triliun pada 2023 dari dana investasi sebanyak Rp708,98 triliun.

Dana investasi BPJamsostek tersebut meningkat 102,7% dalam 10 tahun terakhir. Saat BPJS Ketenagakerjaan secara resmi pertama kali beropeasi pada 2014, perusahaan membukukan keuntungan investasi Rp23,22 triliun dengan dana kelolaan Rp189,96 triliun.

BPJS Ketenagakerjaan Targetkan Laba Hasil Investasi Mencapai Rp55,28 Triliun
Karyawan melayani nasabah di salah satu kantor BPJamsostek di Jakarta, Senin (15/1/2024). Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJamsostek menargetkan hasil investasi dapat mencapai Rp55,28 triliun pada tahun ini, dari dana investasi yang ditarget sebesar Rp812,66 triliun. Bisnis/Arief Hermawan P
1 / 3
BPJS Ketenagakerjaan Targetkan Laba Hasil Investasi Mencapai Rp55,28 Triliun
Karyawan melayani nasabah di salah satu kantor BPJamsostek di Jakarta, Senin (15/1/2024). Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJamsostek menargetkan hasil investasi dapat mencapai Rp55,28 triliun pada tahun ini, dari dana investasi yang ditarget sebesar Rp812,66 triliun. Bisnis/Arief Hermawan P
2 / 3
BPJS Ketenagakerjaan Targetkan Laba Hasil Investasi Mencapai Rp55,28 Triliun
Karyawan melayani nasabah di salah satu kantor BPJamsostek di Jakarta, Senin (15/1/2024). Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJamsostek menargetkan hasil investasi dapat mencapai Rp55,28 triliun pada tahun ini, dari dana investasi yang ditarget sebesar Rp812,66 triliun. Bisnis/Arief Hermawan P
3 / 3

Penulis : Abdullah Azzam

Foto Lainnya

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Berita Terkini lainnya

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro